Rabu, 15 Desember 2010

Demi.........

Q Mencari.....
Langkah Demi Langkah.....

Q Jalani.....
Demi menggapai mimpi......

Mimpi....yang Selama InI Q impikan...

JiwaQ........

QLunakan.......

HidupQ.......

Qkeraskan.......

Demi Mimpi Qwujudkan.....

Demi Hati Qimpikan.....

Demi Cinta Qjalankan.....

SKETSA SEBUAH HARI

Ternyata ada satu waktu yang tak dapat di gantikan
Saat hadirmu bukan lagi sebagai tamu tuk berbagi cerita
Namun engkau adalah pilar kokoh yang menyangga bumi di hati

Aku tak ingin menulis cerita panjang episode demi episode
Jika hadirmu tak lagi buat ceritaku jadi penuh warna,
sebab saat siang engkau jadi mentari
saat malam engkau jadi madahku,
yang terbaca tiap nafas hidup,
bagai kidung sang "Mahadewi"

Terimakasih Sahabat,....Kau telah beri hari yang tak dapat di ganti dengan waktu yang lain.

Ketika aku dalam Masalah...

Ketika berbagai permasalahan, ujian, cobaan dan kegagalan datang menghampiri secara bertubi-tubi dan tiada berhenti walau sejenak :

Ku ingin ada seseorang yang duduk di sampingku...
Ku ingin ada orang yang menemani berjalan di sisiku...
Ku ingin berbagi pemandangan yang indah ini...
Ku ingin seseorang yang bisa diajak berbagi...
Ku ingin seseorang menemani hidupku yang mulaiteras sepi ini...
Ku ingin seseorang mengingat diriku...
Ku ingin seseorang mengerti masalahku...

Ku ingin seseorang...
Ku andalkan kalian keluarga tercinta...
Ku harapkan kamu wahai kekasih...
Ku inginkan kamu sahabat...
Ku butuhkan kamu teman...
Ku perlukan kau kawan...
Ku ingin berbagi segala kegundahan...
Dan selalu Aku mengadu kepada-Mu Ya Allah...

Ya Allah, ya Rabb...
Jernihkanlah pikiranku... berikanlah aku hidayah-Mu, sehingga aku dapat menerima dan mengerti sepenuhnya pesan yang ingin Engkau sampaikan padaku... Kuatkanlah aku dan biarlah Engkau menuntun aku dalam hidup ini... kupasrahkan segala-segalanya kepada-Mu...

Amin...

PADA SEBUAH SISI .....

Bersama alunan rintik hujan yg turun menghujam..

Disini pada sbuah sisi kehidupan..

Nikmati sentakan yg ada menghujam kalbu, dimana keberadaan jiwa lirih ta menentu.

Hujan turun mendinginkan suasana..

Tetes demi tetes membawa ritme sendiri..

Kuterdiam tanpa kata dan maki, hanya kebimbangan diri terhadap hasrat yg mencabik..

Aroma tanah basah mensejukan suasana, bersama titik nadir yg trus menyayat.

Haripun terus bergulir,hujanpun smakin deras menghujam..

Ritme kehidupan nyata dan pasti.

Tapi apakah nyata dgn rasa ini, atau tetap menjadi sbuah teka teki kehidupanku ini.....
Sesaat waktu telah usai meniadakan dalam satu bait cerita hati dalam pencarianku mencari jati diri,,, ku hempaskan nafas begitu segan, berat,,,, sesampailah di titik pesimpangan itu, 9 tahun lamanya telah kututup dalam peti jiwaku dikaramnya dasar lautan hati,,,, Apakah rasa ini harus karam kembali,,,, ????

SECERCAH HARAPAN HATI

Ku termenung di kelamnya malam bersama secangkir kopi panas dan sebatang rokok yang selalu setia menemaniku,,,, terdengar lagu syahdu mengalunkan jiwa melambung, bermain main di ruang hati menorehkannya semakin lirih,,,, bagitupun bayu mengusap lembut menyejukan jiwaku yang sunyi,,,,, kulihat senyum rembulan sepasi yang begitu ranum bercanda dengan genitnya sang bintang berkedip manja,,, ku hempaskan nafasku sejenak .... aaaaaagh terasa begitu berat seakan beban yang ku pikul semakin menekan jiwaku menghimpit di berbagai sisi,,,, inikah kehidupanku ????? hatiku bergumam sambil berkaca2 menanyakannya dlam diamku,,,,, kulayangkan pada waktu yang telah usang, menjemputku untuk bermain dalam hayalan,,, cerita yang menggambarkan lakon yang tersirat dalam jejak hidupku,,,

Tak terasa waktu terus melaju mengukirkan detail2 langkah yang ku pijakan di tanah yang kubuat gersang dan tandus ini,,,, adakah secercah harapan menghampiriku, memelukku dalam damai,,,,??? tak dengar suara apapun, bisu,,,,
ataukah memang aku telah menulikan telingaku,,,
telah membutakan penglihatanku,,,,
telah menutup mata hatiku,,,,
telah membisu dan lantang pd kesesatan,,,,
telah hanyutkan fikir dan rasa u kemaksiatan,,,,
Ya allah hinanya diriku ini.,,,?? Aku terkapar dalam kebimbangan dan ketidakmengertian diri, menayakan siapa, apa, mengapa, bagaimana ??? yang setiap tanya sulit terjawab, dimana ku harus menemukannya,,,, ????

Bait2 cerita itu meninggalkan bekas,,, senyuman, gelak tawa, tangisan dan dilema yang berperan di skenario jiwa yang menyayat hati silih berganti,,,, Dan Ku tersentak di persimpangan jalan itu,,, ku di tampar, ditusuk bertubi2, ku diluluhlantahkan dan di remukan bahkan di buang dalam kondisi yang mengerikan penuh dengan sayatan luka dan sabitan yang menghujam ulu hati,,, tercampakan tanpa ada belas dan kasih,,,,, begitupun lemah dayaku, disisa kekuatan ku melangkah di puing2 penuh dengan duri melukai kembali tapak kakiku,,, meringgis sungguh terasa teramat pedih,, Adilkah semua ini dalam hidupku ????? pertanyaan yang tak ada gunanya karena akupun tak mampu berbuat apa2, selain tertegun menerimanya tanpa berkutik menimbulkan rasa takut dan takut melanda naluri hatiku,,, karena ketidak pedulian sudah jelas di mata,,,,, membiarkan tersiksa tanpa rasa iba,,,,,

Kucermati, ku telaah dimana letak kesalahanku selama ini ,,,, aaagh begitu banyaknya sampai tak terhitung menyesakan nafasku,,,, satu hal yang pasti aku membiarkan perasaan ini tanpa adanya protex membiarkannya melambung tanpa batas,,,, hingga ketika ku tertikam terasa begitu menyakitkan walaupun ku tau apa yang akan terjadi dan bagaimana rasanya,,,, padahal batasanku telah terhimpit dalam ruang dan waktu yang begitu sempit harus terkorbankan oleh perasaan ini,,,, dan hasilnya tragis banget di luar bayanganku di saat ketulusan harus tersaji dalam kemunafikan ,,,, sampai hati berontak menanyakan keadilan diri ini ,,,, tapi sungguh ku tak mungkin sesali semua itu apapun yang kukecap dan ku rasa ini adalah takdirku dan ku tak mungkin bisa belajar tanpa pengalaman ini,,,, walau telah hancurkan hidupku,,,, dengan harapan ku dapat memperbaiki diri menjadi insan yang lebih bermakna dan bisa di hargai oleh orang lain sebagai mahluk yang punya hati,,,,,

Sesampai dalam kegelisahanku di setiap tamparan itu Ku coba tenangkan jiwaku, kuambil air wudhu dan ku panjatkan dalam doa dan sujudku,,,meneteslah di setiap alunannya,,, mengalir tak terbendung seakan menyeret hati merasakan panasnya kuali yang membara dialam baka tak kuasa sungguh,,,, isakan tak mungkin melerai hati dalam jiwaku yg meranggas ku harus telan keangkuhan diri membiarkan diriku terlena dlm lembah nista,,,
ya Allah maafkan segala dosaku, tuntunlah hamba dlm keridhoaanMu, sirnakan rasa yg tlh sebati dng raga ini dlm kelembutan dan cahayamu,,,, Berikan hamba kekuatan dan petunjukmu,,
Ya Allah sudikah Kau mendengar jeritan hati ini memanggil namamu,, Lelah dan sakitnya jiwaku a kesombongan diriku sendiri, merasakan aib yang sia2 dlm hidupku ...
Ya allah terangmu yg ku mohon membimbing jiwa yang lemah ini menggapai magrifatmu ..amin

Ku panjatkan doa untuk semua sahabatku moga kebaikan akan selalu meyertai kalian,,, dan untukmu ku lantumkan doa smoga kau bisa menjadi insan yang haqiqi yang di ridhoi amin,,,,

ANTARA AKU DAN DIRIKU

Janjikanlah nanar yang ada bisa terungkap
Jawab yang ada telah kau ketahui... Tingal sekian langkah lagi
Mengapa terdiam...

Terhenti karena ego sebagai manusia...
Kau pinta apa... telah diberikan Nya....
Tak bisa kah kau kuatkan jiwa....

Manusia... apa semua yang ada tidak cukup...
Kau hanya ditugaskan untuk melakukan...
jangan pernah bertanya apa yang akan kau dapat
Lakukanlah apa yang telah menjadi garis kehidupanmu...

Senja semakin temaram dalam harimu yang terang...
Kau buat hatimu melupakan tapi kau terpaut atas apa yang telah menjadi kehendakNya...
Sejauh kau pungkiri, sejauh kau indahkan...
tak mungkin dapat kau lakukan, Lakukanlah apa yang harus dilakukan..
walau hanya bersitan kesakitan yang akan kau raih...

Tapi di balik itu kau akan ketahui apa sesungguhnya...
cerita dibalik yang kau cari, Tetapkanlah kembali hatimu...
agar tiada kebimbangan menyentuh kalbu

Jgn pernah berfikir dia ada karena dia ta pernah ada..
Kau ta bs menyentuhnya walau hy sekilas byang..

Sadarilah bersitan itu adalah hanya sebuah bersitan luka..
Tapak yang ada hanya sebagai ukiran yg terukir dlm kehidupan..

Saat surya tengelam, bersama tengelamnya sang mentari..
Tp tak bisa menengelamkan dirimu dlm hidupku..
Walau diri ni tlah memaki tp rasa itu tetap bersemayam dihati.
Bernyanyilah sang tmbng penyayat hati..
Meng hujam diri bersama bergulirnya hari yg ta mungkin terhenti sblum raga ini mati.
LIHATLAH CERMIN DIRI,,,, LUKA DAN SAYATAN TERGORES DI KANVAS ROMAN HATI,,, WALAU TAK TERLIHAT TAPI JELAS TERASA DI JIWA GETARKAN SUKMA,,,,

oleh Dani Setiawan pada 26 Agustus 2010 jam 18:54

Hati - hati dengan surprise..@n.

Sepasang suami istri baru menikah, si suami ingin memberikan surprise pada istrinya,
Suatu hari si suami berkata kepada istrinya: “Sayang, kita pergi yuk, tapi mata kamu harus ditutup dulu yah…!” “Kok harus ditutup sih mas…?” kata istrinya “Yah, pokoknya ada sesuatu untukmu deh…..” Merekapun berangkat dengan menggunakan taxi, begitu sampe di tempat yang dituju mereka turun, kemudian si suami mengajak istrinya masuk ke rumah baru yang dijadikan sebagai surprise untuk istriya, tapi si suami masih belum mengijinkan istrinya membuka tutup mata.
Ternyata si istri ingin buang angin, tapi karena masih malu sama suaminya si istri pura-pura minta tolong dibikinin minuman : “Mas, ambilin saya minum dong…!”
Suaminya kemudian pergi mengembil minuman, ketika suaminya pergi si istri buang angin “tuuuut..” Pas si suami datang membawa minuman, ternyata si istri masih ingin buang angin, akhirnya dia bilang ke suaminya … “Mas minumannya kurang manis, tambahin gula lagi yah….” Si suami pergi lagi untuk menambahkan gula pada minuman istrinya, ketika suaminya pergi si istri kentut lagi “tuuuuuut….” Kemudian si suami datang lagi untuk memberikan minuman, tapi ternyata si istri masih ingin buang angin, akhirnya dengan berberat hati si istri minta ditambahkan gula lagi, saat suami pergi istrinya kembali buang angin “Tuuuuut”
Akhirnya si istri merasa lega karena telah selesai dari keinginan buang anginnya. Ketika si suami tiba dan menyerahkan minuman, kemudian si suami membuka tutup mata si istrinya, si istri terkejut karena ternyata di rumah sudah banyak orang dan disampingnya ada kdua mertuanya, sambil malu-malu si istri bertanya pada mertuanya “Oh Ibu - Bapak, sudah lama datang ya..?” Dengan ketus Kemudian sang kedua mertua menjawab, “Sudah, sejak dari kentutan pertama…”